Datanglah sayang dan biarkan ku berbaring
Di pelukanmu walau untuk sejenak
Usaplah dahiku dan kan kukatakan semua
Bila ku lelah tetaplah di sini
jangan tinggalkan aku sendiri
Bila ku marah biarkan ku bersandar
jangan kau pergi untuk menghindar...
Rasakan resahku dan buat aku tersenyum
Dengan canda tawamu walau untuk sekejap
Karna hanya engkaulah yang sanggup redakan aku
Karna engkaulah satu-satunya untukku
dan pastikan kita kan selalu bersama
Karna dirimulah yang sanggup mengerti aku
dalam susah ataupun senang
Dapatkah engkau selalu menjagaku
dan mampukah engkau mempertahankan aku...
====By. So7====
Rabu, 24 Oktober 2012
Sabtu, 20 Oktober 2012
"Bebas"
Hai... Pasir.ombak.laut.angin.jingga... akhirnya bisa bertemu denganmu lagi.
Kali ini aku menepati janjiku, dan tidak sekedar janji padamu namun sebuah pengharapanku.
Aku datang bertemu denganmu lagi. Tidak sendiri. Aku menepati janjiku membawanya bersamaku.
Akhirnya aku berjalan berdua dengannya, menikmati lembut pasirmu, dingin gemericik airmu... dan tak lupa aku memperlihatkan jingga cantik itu.
Dia...dan juga "Bebas".... aku melihatnya. Telah aku rekam saat itu hanya untuk otak kecilku dan hati kecilku. Tak akan ku bagi dengan siapapun.
Merentangkan kedua tangan...dan bebas...dapatkah kau merasakannya jika kau memejamkan mata.
Untuk hari itu biarkan menjadi hari aku dan dia,
walaupun hanya sedikit gambar yang terekam...namun sungguh luarbiasa.
Pasir.ombak.laut.angin.jingga... bolehkah aku melakukan pengharapan keduaku...
Aku ingin beretemu denganmu lagi, untuk "bebas" namun tak hanya itu....
Aku ingin "Bersama"...mungkin tidak dengan jinggamu...tapi dengan gerimismu..
Bisakah kita membuat janji lagi?
Aku masih ingin bertemu denganmu lagi Pasir.ombak.laut.angin....entah itu kau pertemukan kembali dengan jingga..gerimis...atau bintang...
Tapi yang pasti...aku ingin bertemu lagi denganmu....masih tetap bersamanya ^^
Kali ini aku menepati janjiku, dan tidak sekedar janji padamu namun sebuah pengharapanku.
Aku datang bertemu denganmu lagi. Tidak sendiri. Aku menepati janjiku membawanya bersamaku.
Akhirnya aku berjalan berdua dengannya, menikmati lembut pasirmu, dingin gemericik airmu... dan tak lupa aku memperlihatkan jingga cantik itu.
Dia...dan juga "Bebas".... aku melihatnya. Telah aku rekam saat itu hanya untuk otak kecilku dan hati kecilku. Tak akan ku bagi dengan siapapun.
Merentangkan kedua tangan...dan bebas...dapatkah kau merasakannya jika kau memejamkan mata.
Untuk hari itu biarkan menjadi hari aku dan dia,
walaupun hanya sedikit gambar yang terekam...namun sungguh luarbiasa.
Pasir.ombak.laut.angin.jingga... bolehkah aku melakukan pengharapan keduaku...
Aku ingin beretemu denganmu lagi, untuk "bebas" namun tak hanya itu....
Aku ingin "Bersama"...mungkin tidak dengan jinggamu...tapi dengan gerimismu..
Bisakah kita membuat janji lagi?
Aku masih ingin bertemu denganmu lagi Pasir.ombak.laut.angin....entah itu kau pertemukan kembali dengan jingga..gerimis...atau bintang...
Tapi yang pasti...aku ingin bertemu lagi denganmu....masih tetap bersamanya ^^
Pasir.ombak.laut.angin.jingga.Kita
Senin, 15 Oktober 2012
My favorite Pict... Nice!!
Ada cerita kembali didalamnya,
Namun untuk menceritakannya secara panjang tampaknya tidak. Jika kau melihatnya, apa yang kau rasakan? seperti seseorang yang menemukan anak hilangkah? hmmm...mungkin itu salah satu pendapat. Tapi ketika aku melihat ini, yang terbayang adalah "Bapak". Aku merasakannya, tangan yang menggandeng itu adalah " Bapak". Aku melihatnya tidak untuk kemarin saat aku mengambil gambarnya, namun terbayang itu adalah tangan "Bapak" beberapa tahun lagi.
Seperti aku bisa menyaksikan gambaran beberapa tahun lagi, walaupun jika aku tidak ada dibagian beberapa tahun lagi itu. Sejuk aku melihatnya. Rasanya damai dan nyaman jika menjadi gadis kecil yang digandeng tangannya itu. Ia tidak akan hilang. Karena tangan itu sudah pasti akan menjaganya seperti "Bapak" :). Namun untuk beberapa tahun lagi, aku berharap dan berdoa, semoga aku masih ada dan akan ada untuk menyaksikannya secara langsung dan ikut menikmatinya bersama... "Bapak"... nice pict.. :)
Minggu, 14 Oktober 2012
Diam
Mungkin sudah cukup rasa takut ini..
Ini bohong kalau aku bilang rasa takut ini sudah tidak ada
masih...
Namun sepintarnya otak,
aku ingin berusaha tidak menganggap rasa takut ini ada
Hanya dengan tulisan ini aku bisa bebas bercerita
dan karena aku takut untuk membicarakan tentang hati...
Aku serius...begitupun rasa takut ini
Ingin meminta tolong,
tapi aku pikir tak usah sajalah..
Semua ini adalah proses..di mana aku harus belajar untuk menghadapi masalah ini...
Tuhan...
Otak dan hati ini sungguh gilanya minta ampun
Terakhir kali aku merasakannya untuk dia yang aku kagumi selama 8 tahun
Dan sekarang,
Apa ini?
Perasaan yang sama??
Jika ini sebuah kisah yang sama aku berharap cerita ku happy ending
Aku mohon Tuhan...
Ini bohong kalau aku bilang rasa takut ini sudah tidak ada
masih...
Namun sepintarnya otak,
aku ingin berusaha tidak menganggap rasa takut ini ada
Hanya dengan tulisan ini aku bisa bebas bercerita
dan karena aku takut untuk membicarakan tentang hati...
Aku serius...begitupun rasa takut ini
Ingin meminta tolong,
tapi aku pikir tak usah sajalah..
Semua ini adalah proses..di mana aku harus belajar untuk menghadapi masalah ini...
Tuhan...
Otak dan hati ini sungguh gilanya minta ampun
Terakhir kali aku merasakannya untuk dia yang aku kagumi selama 8 tahun
Dan sekarang,
Apa ini?
Perasaan yang sama??
Jika ini sebuah kisah yang sama aku berharap cerita ku happy ending
Aku mohon Tuhan...
Minggu, 07 Oktober 2012
Elegi
Aku ingin tahu dan dengar
Apa yang hati itu ingin ucapkan...
Namun mulut itu tak bisa ucapkan.
Aku ingin bisa membaca dan percaya
Apa yang bahasa tubuh itu jelaskan...
Namun aku tak punya daya,
Mata seolah buta,
Hatipun seakan buta
Sebenarnya tahu,
Tapi kenapa logika selalu tawar-menawar
Aku sungguh ingin dengar
Aku sungguh ingin tahu
Namun lagi tak ada daya...
Hakikat seorang aku itu apa
Hakikat seorangnya siapa...
Masih tentang kita...
Apa yang hati itu ingin ucapkan...
Namun mulut itu tak bisa ucapkan.
Aku ingin bisa membaca dan percaya
Apa yang bahasa tubuh itu jelaskan...
Namun aku tak punya daya,
Mata seolah buta,
Hatipun seakan buta
Sebenarnya tahu,
Tapi kenapa logika selalu tawar-menawar
Aku sungguh ingin dengar
Aku sungguh ingin tahu
Namun lagi tak ada daya...
Hakikat seorang aku itu apa
Hakikat seorangnya siapa...
Masih tentang kita...
Selasa, 25 September 2012
Jumat, 21 September 2012
Siang ini
Aku masih kuat...
Aku masih sabar..
siang ini pun begitu.
Walaupun rasanya perih..seperti ada yang membakar disini...tempat dimana degupan itu berbunyi
Siang ini...
Walaupun berdegup keras dan terasa perih,
Tapi aku masih akan bertahan
Aku akan terus bertahan
Aku masih punya banyak sabar
Walaupun lagi perih itu datang..sekali lagi perih itu tiba...
Aku masih akan berdiri kokoh
Walaupun aku hanya bisa diam
Tapi dalam diamku aku tahu aku tidak sendiri
Aku memegang kedua tanganku..
Merapatkannya,
Dalam rapatan itu aku bertahan lagi
Menyimpan teriakku
Dan...sekali lagi aku tidak sendiri
Kau tahu kenapa..
Karena aku menyebut nama Nya
Beristighfar pada Nya
Walaupun perih itu ada..dan degup itu semakin kencang tidak apa-apa
Siang ini...
Siang esok... Siang lusa...sampai siang berikutnya,
Aku... kuat
Aku masih sabar..
siang ini pun begitu.
Walaupun rasanya perih..seperti ada yang membakar disini...tempat dimana degupan itu berbunyi
Siang ini...
Walaupun berdegup keras dan terasa perih,
Tapi aku masih akan bertahan
Aku akan terus bertahan
Aku masih punya banyak sabar
Walaupun lagi perih itu datang..sekali lagi perih itu tiba...
Aku masih akan berdiri kokoh
Walaupun aku hanya bisa diam
Tapi dalam diamku aku tahu aku tidak sendiri
Aku memegang kedua tanganku..
Merapatkannya,
Dalam rapatan itu aku bertahan lagi
Menyimpan teriakku
Dan...sekali lagi aku tidak sendiri
Kau tahu kenapa..
Karena aku menyebut nama Nya
Beristighfar pada Nya
Walaupun perih itu ada..dan degup itu semakin kencang tidak apa-apa
Siang ini...
Siang esok... Siang lusa...sampai siang berikutnya,
Aku... kuat
Langganan:
Postingan (Atom)

