Senin, 14 Januari 2013

#Bagian*Cuilan

Hampa itu ketika, 
... kau membiarkan aku berjalan sendiri tanpa aku boleh berpegang pada siapapun...
Sepi itu ada saat,
... saat mereka mulai berbicara namun aku tetap berusaha menutup pendengaranku...
Resah itu datang,
... tak pandang walau tawa tergambar diraut muka...
Bahagia itu diharapkan,
... namun tak juga kunjung terpenuhi oleh keegoisan...
Lalu apa yang dicari?
Lalu apa yang ingin ditemukan?
Menunggu waktu,
...tanpa tahu pasti apa yang diharapkan... 
Seperti sebuah cuilan...
"Aku merasa ada yang hilang tanpa tahu apa yang sudah aku temukan, Aku merasa menemukan tanpa tahu apa yang aku cari, dan aku masih mencari tanpa tahu apa yang sudah hilang."


Sabtu, 12 Januari 2013

#Cuilan

Jatuh dihati yang sama... entahlah, sebenarnya aku tak ingin tahu sama sekali... tapi kaki ini terus saja melangkah. Sebenarnya aku takut, karena aku belum mendapatkan "rasa itu" 100%. Karena itu aku takut. Hanya sekedar kata dan itu dengan mudahnya dapat dilupakan. Tak tenang tentunya. Kadang aku tanya dengan diri ku sendiri, apa yang bisa buat aku tenang untuk saat ini? Berdoa...sudah aku lakukan namun aku selalu haus akan ketenangan lagi. Bahagia yang ada dihadapan kini, hanya sementara...lalu akan kembali jadi takut dan resah lagi. Seharusnya aku sadar bahwa aku sendirilah yang mengajak ketakutan dan keresahan duduk berdampingan bersamaku. Haaahh... bekata seperti ini.. lemah sekali aku...!!! Nggak boleh sama sekali... Semangat!! >.<

Rabu, 09 Januari 2013

Confused

Kau mencoba menarik kembali benang yang aku coba ulur darimu
mencoba memisahkan diri,
namun kau tarik kembali
hingga aku saat ini dalam pelukan mu lagi

Untuk kembali berada disampingmu lagi,
banyak hal yang harus ku tata
meluruskan benang yang rumit,
menata dan mempersiapkan kesabaranku lagi
menghadapimu...
kau menjagaku dengan baik sungguh....
namun aku bingung,
bagaimana aku harus menghadapi rasa cemburuku 
yang kurang ajar ini?
harus sekuat apa aku jika rasa cemburu ini datang?

Aku takut,
aku butuh jawaban yang menenangkanku
menghilangkan haus dahagaku...

Betapa takutnya aku...andai kau tahu
aku galau cinta


Senin, 07 Januari 2013

d-_-b

Neptunus...
sedang apa kau?
aku perlu bicara,
aku ingin bertanya,
...tapi aku tak tahu apa yang ingin aku tanyakan, Nus...
Aku juga bingung apa yang ingin aku sampaikan.
Semuanya menjadi samar, Nus... kau tahu itu
Aku tidak bisa melihat dengan jelas sejak hari itu
...Entahlah...aku tak paham...
Badanku pun terasa tak enak...aku merasa tak nyaman dengan diriku sendiri
Rasanya untuk bernapas pun sesak...
padahal hari begitu indah...
tapi aku tetap belum bisa menikmatinya...
Hey Neptunus...
Apa radar ku sedang bermasalah?
Apa radarku rusak?
...atau kau ingin aku tidak memakai radar ini lagi?...
Jawab Nus,.... d-_-b

Sabtu, 05 Januari 2013

Bernafas tanpa mu

Tuhan...
Aku hanya bisa berbicara pada Mu saat ini,
Engkau yang paling tahu apa yang ada dihati ini...
....semua yang tidak bisa mulut ini utarakan...
Aku hanya dapat berpegang pada Mu.. Tuhan...
Dari rasa yang menyesakkan ini...
Jadi kan aku wanita yang lebih kuat lagi...
Jadikan ia lelaki yang lebih tegar lagi...
Jadi kan kami orang-orang yang dapat segera bangkit dari keterpurukan ini
Jaga hati kami dari sgala prasangka buruk...
....dan berikan kami kebahagiaan Mu Tuhan...
...amin...

Sesuatu itu yang berharga dan penting akhirnya harus dilepaskan...

Selasa, 01 Januari 2013

Akhir-akhir ini aku lebih banyak mendengarkan. Aku mendengarkan mereka yang begitu menyayangiku. Mendengarkan mereka yang mungkin tak menyukaiku. Mendengarkan hatiku yang baik dan yang buruk beradu jawaban. Aku meresapinya, menelaah.. apa yang baik untukku. Aku pun mencari.. dengan melihat lebih. Lalu aku membaca sebuah cerita hidup. Sekilas. Namun itu mirip dengan ku saat ini. Hanya saja aku tidak tahu cerita itu memiliki ending seperti apa.

Sekilas yang aku dapat dari kisah itu....
" Sedalam apapun cinta yang dimiliki untuk seseorang tidak akan bahagia selagi kita memilih menjadi orang ketiga. Kita akan merasa ketakutan dan tidak bisa seutuhnyya memilikii orang yang kita sayangi... "

Benar. Jika kita tulus dan benar-benar mencintai seseorang, kau tidak akan pernah rela membaginya dengan orang lain. Kau hanya ingin cintanya seutuhnya untukmu. Ini karena kau cinta.
Aku tidak ingin membagi cintaku dengan siapapun. Aku hanya ingin itu. Namun mengapa begitu susah?

Seharusnya sedari awal aku mengakui... mengakui bahwa aku salah. Aku adalah orang yang salah dalam hubungan ini. Aku membuat hubungan ini menjadi salah. 

Cinta datang kepadaku, menjadikan aku bermakna... namun cinta datang padaku dalam hubungan yang salah. aku menemukan seseorang yang tepat dalam hidupku, namun tidak untuk waktu yang tepat.

 
Cinta itu seperti pasir dalam genggaman. Semakin erat digenggam, pasir dalam genggamanmu itu akan semakin habis..lalu hilang... Namun jika kau tidak menggenggamnya dan hanya membiarkan pasir itu ditelapak tanganmu, maka pasir itu akan habis pula tertiup oleh hembusan angin. Baiknya... jangan kau genggam pasir itu terlalu erat ataupun tak kau genggam... genggam pasir itu dengan pas... maka pasir itu akan terjaga dengan baik. Memegang segenggam pasir  dengan menggunakan 2 telapak tangan saja susah... apalagi jika kedua telapak tangan mu menggenggam masing-masing pasir... keduanya sudah pasti akan hilang. Kau hanya boleh memilih.... menyelamatkan pasir ditangan kananmu atau pasir dalam genggaman tangan kirimu.....